Pengisian Borang Kinerja Inovasi Perguruan Tinggi Secara On line mulai tanggal 15 april 2020 sd 15 J   |   Periode Pengisian Prestasi Mahasiswa Tahun 2019 di Aplikasi SIMKATMAWA telah dibuka.   |   Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kemenristekdikti Sederhanakan Regulasi dan Cabut 20 Peraturan   |   Kemenristekdikti Kembali Raih Opini WTP dari BPK   |   

Wisuda Sarjana Strata 1 STIH Hukum Biak Papua (21/09/2019)

Diperbaharui: 26 September 2019 07:47:29

Dalam sambutan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat pada wisuda Sarjana Strata 1 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak Papua, disampaikan tiga hal sebagai berikut:

1. Kepada Wisudawan dan Wisudawati.

Disampaikan selamat kepada wisudawan dan wisudawati karena telah menyelesaikan kuliahnya hingga selesai dengan baik dan diwisuda pada hari ini (21/09/'19), ini merupakan suatu bagian yang langka sebagai mahasiswa di wilayah paling timur di Indonesia (Papua). Karena mahasiswa dan mahasiswi yang diwisuda termasuk dalam kelompok kecil (11%) yang menimba ilmu pengetahuan  pada Perguruan Tinggi di Provinsi Papua. Hal ini nyata dari hasil penelitian telah didapat sekitar 23.000 mahasiswa dan mahasiswi yang aktif kuliah dan dari 23.000 tersebut diperoleh 7000 mahasiswa dan mahasiswi yang penghasilan orang tuanya di bawah 1 juta rupiah (ini adalah angka pendapatan yang tergolong sangat rendah). Sehingga mahasiswa dan mahasiswi perlu diberikan bea siswa oleh pemerintah.

Kepala LLDIKTI XIV menyampaikan juga kepada wisudawan dan wisudawati agar tulus dan iklas terhadap diri sendiri, ini adalah kunci bagi seorang Sarjana untuk mendapatkan pekerjaan. Seorang Sarjana tidak hanya tinggal diam tetapi harus pro aktif mencari informasi. Dikatakan pula bahwa perbedaan Sarjana dan masyarakat terletak pada "tahu dan tidak tahu". Sarjana dikatakan "tahu" karena memiliki ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman mengarungi masa proses menimba ilmu yang dimulai dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan di perguruan tinggi. Inilah yang dimaksud "bisnis pendidikan" karena dengan pendidikan membuat orang terang-benderang. Besarnya sebuah perguruan tinggi tidak menjamin seorang mahasiswa dalam mendapatkan gelar kesarjanaannya tetapi kualitas mahasiswa dan gelar kesarjananya yang menentukan keberhasilann suatu perguruan tinggi. Demikian dikatakan Dr. Suriel S. Mofu.

2. Kepada Pemerintah Daerah (Kabupaten Biak Numfor)

Mendukung pembangunan kantor LLDIKTI XIV Papua dan Papua Barat yang akan dibangun diatas areal tanah seluas 20 hektar, terletak di Indina bo Sorido-Darfuar, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

3. Kepada Masyarakat Kabupaten Biak Numfor

Dikatakan bahwa masyarakat harus yakin dan percaya penuh kepada enam perguruan tinggi (PTS) yang ada Biak. Karena keenam perguruan tinggin tersebut sudah resmi dan sah sebagai perguruan tinggi di Biak yang turut serta membangun Sumber Daya Manusia di Negara Republik Indoesia, lebih khusus di Kabupaten Biak Numfor.

Demikian tiga hal yang sampaikan oleh kepala LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat dalam sambutan pada Wisuda Sarjana Strata 1 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Biak Papua pada Sabtu 21 September 2019 di Auditorium STIH Biak.